Sarana

DP3A-DALDUK KB Prov Sulsel : (0411) 2456789

Gubernur dan ketua tp pkk prov. sulsel Tinjau Talkshow Keluarga SEHATI di Luwu Utara, Berdialog dengan Peserta Fun Learning

  • Home
  • Berita
  • Gubernur dan ketua tp pkk prov. sulsel Tinjau Talkshow Keluarga SEHATI di Luwu Utara, Berdialog dengan Peserta Fun Learning
Images
Images
  • By admin Dp3a
  • 23 Dilihat

Gubernur dan ketua tp pkk prov. sulsel Tinjau Talkshow Keluarga SEHATI di Luwu Utara, Berdialog dengan Peserta Fun Learning

Luwu Utara — Di sela pelaksanaan Talkshow Keluarga SEHATI bertema “Menyemai Harapan, Bebaskan Pikiran dari Lingkaran Kekerasan, Hadirkan Fokus di Setiap Langkah,” Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman bersama Ibu Gubernur ketua TP PKK Prov.Sulsel, Naoemi Octarina melakukan peninjauan sekaligus berdialog langsung dengan siswa-siswi peserta Fun Learning di Kabupaten Luwu Utara.

Kehadiran Gubernur dan Ibu Gubernur menjadi penguatan nyata terhadap pelaksanaan kegiatan yang diinisiasi sebagai ruang edukasi keluarga dan perlindungan anak, khususnya dalam merespons berbagai tantangan sosial yang dihadapi anak dan remaja saat ini.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur dan Ibu Gubernur menyempatkan berinteraksi langsung dengan para peserta Fun Learning yang mengikuti berbagai sesi edukatif, mulai dari bahaya gadget, judi online, pinjaman online, kesehatan mental remaja, edukasi berani speak up, hingga penguatan nilai-nilai keluarga sebagai benteng utama pencegahan kekerasan.

Dialog hangat bersama para siswa menjadi bagian penting dari semangat Keluarga SEHATI, yang tidak hanya menghadirkan edukasi, tetapi juga membangun keberanian, kepedulian, dan harapan bagi generasi muda agar mampu terhindar dari berbagai pengaruh negatif dan lingkaran kekerasan.

Gubernur Sulawesi Selatan menekankan bahwa kegiatan seperti Talkshow Keluarga SEHATI menjadi langkah strategis dalam membangun generasi yang berkarakter, fokus, dan tangguh, sekaligus memperkuat ketahanan keluarga sebagai pondasi pembangunan sosial.

Sementara itu, Ibu Gubernur turut memberi motivasi kepada para peserta agar terus belajar, berani menyampaikan pendapat, serta menjaga diri dari berbagai risiko sosial yang dapat mengancam masa depan anak-anak dan remaja.